Benarkah Khurasan Hanya Fiktif ?

BILIKMISTERI.WEB.ID – Pertanyaan baru yang mengangkat tentang kelompok Khorasan, seorang pakar terorisme menulis bahwa Khorasan “tidak ada”. Ia adalah Andy McCarthy yang berpendapat di National Review, bahwa kelompok Khorasan adalah “fiktif”. Kelompok itu diciptakan oleh Gedung Putih untuk membenarkan serangan terhadap Suriah tanpa persetujuan Kongres.

Benarkah Khurasan Hanya Fiktif ?

Gedung Putih mengatakan kelompok Khorasan berada di tahap akhir perencanaan serangan dan berpose seakan-akan merupakan sebuah “ancaman” bagi Amerika Serikat. McCarthy berpendapat dalam karyanya bahwa pemerintahan Obama akan keluar dari cara untuk menghindari memanggil kelompok teror “al Qaeda.”

“Ada alasan bahwa tidak ada yang pernah mendengar tentang kelompok tersebut sampai sepersekian detik lalu, ketika “Khorosan Grup” (KG) tiba-tiba saja muncul dari sebuah anonimitas ke sebuah “ancaman”, dan akan menjadi suatu alasan yang rasional bagi AS untuk melakukan ‘serangan udara secara darurat’ yang menyebabkan presiden AS tidak ada waktu lagi untuk dapat bertanya kepada Kongres agar mengeluarkan otorisasi untuk penyerangan trhadapnya,” jelas Andy McCarthy.

“Anda belum pernah mendengar tentang Khorosan Grup (KG) dalam beberapa tahun ini, bahkan dalam hitungan detik-detik lalu, karena mereka memang tidak ada, bahkan tak ada sedikitpun,” jelas Andy McCarthy.


“Ini adalah nama wilayah administratif yang akan datang dan memperkirakan bahwa Khorosan, yang berada di wilayah perbatasan Iran-Afghanistan, punya koneksi yang cukup baik dalam ilmu perang berjihad yang tak seorang pun akan mengontak presiden mereka bilamana semua itu akan terjadi. Karena “Khorosan Group” adalah al-Qaeda”, tegas Andy McCarthy.

Mantan Duta Besar PBB John Bolton mengatakan bahwa “keadilan” itu justru lebih banyak membuktikan kepada pemerintahan Obama yang selalu berusaha untuk menjaga “penampilan” mereka bahwa Al-Qaida telah dikalahkan untuk mengecilkan isyu perang melawan teror kepada warga AS.

“Dengan mencoba untuk menggambarkannya sebagai organisasi teroris baru atau berbeda atau terpisah, Gedung Putih berusaha untuk memberikan kesan bahwa entah bagaimana KG terkait dengan al-Qaeda, sehingga diharapkan narasi perang mereka selama enam tahun terakhir ini telah dan terus dijalankan terhadap al-Qeada, dan perang melawan teroris ini pada dasarnya telah usai, dan “tidak mengalami gangguan,” kata Bolton, mantan Duta Besar PBB.

Dia bahkan menyebutkan bahwa lebih banyak bukti kebohongan yang telah dilakukan oleh Gedung Putih selama beberapa tahun ini untuk dapat menjelaskan agenda “perang melawan teror”, kepada rakyat Amerika Serikat sendiri.

Dan parahnya lagi mereka juga mempelajari kitab suci Al-Quran dan bahkan bisa menjadi lebih jago dari anda. Mereka mempelajari untuk menguak sejarah Islam dan dunia Islam yang ada di dalamnya, Dengan begitu, mereka tahu apa yang ditulis dalam Al-Qur’an mengenai kelompok-kelompok yang disebutkan di dalamnya, agar umat Islam mempercayainya.

Namun sebelum semua itu terjadi, mereka terlebih dahulu menciptakan kelompok-kelompok itu, mencuci-otaknya dengan faham-faham ekstrim, melatihnya, memberikan modal lalu mengirimnya ke medan perang.

Setelah itu biarkanlah mereka berperang diantara saudara-saudaranya, sama-sama orang yang mempercayai keberadaan dan kekuatan Tuhan, sedangkan yang mempercayai kekuatan setan, akan selalu tersenyum gembira!

BACA JUGA:  Sejarah Tanggal Hari Raya Natal


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *