Kembalinya Teori Bumi Datar di Era Teknologi Modern

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

BILIKMISTERI.WEB.ID ~ Salah satu Presiden dari Flat Earth Society pernah mengatakan bahwa pendaratan manusia di Bulan adalah tipuan yang dilakukan di studio Hollywood dan gaya gravitasi merupakan suatu kekuatan mistis dan sebagainya.

kembalinya-teori-bumi-datar-di-era-teknologi-modern

Mohammed Yusuf, pendiri sekte Islam Boko Haram di Nigeria, menyatakan keyakinannya bahwa Bumi itu datar dan banyak lagi tokoh yang menyatakan bahwa bentuk Bumi itu datar.

Perdebatan bentuk Bumi ini telah berlangsung dalam berbagai kebudayaan selama berabad-abad. Bahkan dalam salah satu buku terkenal karangan Washington Irving menyatakan bahwa Columbus meyakini bahwa Bumi itu datar.

Berdasarkan penelitian terakhir dari Historical Association di Inggris diketahui bahwa cerita dalam buku tersebut tidaklah benar.


Bagi banyak orang, gambar Bumi bulat berwarna biru yang indah yang diambil dari sisi orbit Bulan merupakan gambaran sempurna pentingnya misi ke ruang angkasa. Namun ternyata, itu tidak dipercaya oleh semua orang.

Pada abad ke 21, istilah flat-earther digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sekelompok orang yang menyatakan yakin planet ini rata. Apakah kelompok ini benar ada, atau hanya sekedar lelucon belaka?

Walau tak dapat dibuktikan dengan persamaan rumus baik dari hukum matematika ataupun hukum fisika, namun yang percaya jumlahnya banyak. Mengapa teori yang telah purba dan hanya sebagai sejarah kunonya pengetahuan pada masa lalu ini, kembali menyembul ke permukaan?

Teori usang pra-Islamic yang kembali dipopulerkan oleh illuminatis ini, semua hanya bersifat objektif, dan hanya sekedar opini yang tak dapat dibuktikan secara ilmu pengetahuan modern dan juga tak bisa menjelaskan bagaimana terjadinya Aurora di kedua kutub Bumi dan banyak fenomena alam lainnya.

BACA JUGA:  Perjalanan Hidup Wilbur Glenn Voliva, Pendukung Terkemuka Teori Bumi Datar


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *