Tentang Satrio Piningit dalam Ramalan Prabu Jayabaya

Tentang Satrio Piningit dalam Ramalan Prabu JoyoboyoSatrio Piningit ramalan Prabu Joyoboyo, sampai sekarang merupakan fenomena dan misteri yang belum terungkap, dan penulis sangat tertarik untuk mengetahuinya. Maka untuk mengetahui ini penulis berusaha dengan cara spiritual termasuk meditasi untuk memohon petunjuk kepada Tuhan Sang Maha Pencipta. Apa dan siapa Satrio Piningit itu ? Tentang kebenarannya hanya Tuhan Hang Maha Tahu.

Tidak mudah memang tapi penulis tetap memohon petunjuk kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, tidak secara langsung penulis dapatkan petunjuk, entah sudah berapa kali penulis memohon petunjuk, datangnya petunjuk itu sampai beberapa kali.

  • Satrio Piningit bukan Imam Mahdi hal ini perbedaan waktu dan tempat, Satrio piningit akan turun di tanah Jawa, Imam Mahdi akan turun di Timur Tengah. Misi sama memperbaiki moral dan kehidupan Manusia.
  • Satrio Piningit merupakan seorang Manusia yang menerima amanat untuk memperbaiki moral dan tatanan hidup Manusia, Satrio Piningit menerima delapan Wahyu, enam wahyu untuk eksistensi dirinya sebagai Satrio piningit enam wahyu ini tidak diajarkan, sedangkan dua wahyu untuk diajarkan, yaitu tentang kebenaran dan ilmu kebijaksanaan.
  • Goro-goro bukan keributan massal, sebenarnya kata simbolik…harus kembali dilihat kata-kata aslinya (bahasa Jawa goro = dalam arti bahasa Indonesia bohong), kalau goro-goro berarti kebohongan. Ini sudah berjalan dari jaman Orde Baru sampai sekarang, keadaan semakin bertambah. Yang termasuk dalam ini yaitu menggerogoti kekayaan negara (korupsi, pertambangan dll).
  • Satrio kita tengok pada jaman dulu, Ksatria merupakan Kasta terhormat, Sebagai seorang Satrio adalah mempunyai moral yang sangat tinggi dan mulia, sebagai seorang Satrio ( Satria) adalah seorang yang teguh dan kuat memegang Sumpah dan Janji. Satrio ( kasta Ksatria ) ini adalah, Tentara, Polisi dan Pejabat. Bagaimana para Satrio sekarang ? Anda dapat menilai sendiri dari masing-masing Ksatria.
  • Satrio Piningit bermata satu, yaitu Mata Hati, merupakan indra yang ke tujuh setelah indra keenam dan merupakan mata yang keempat, dengan Mata Hati ini Satrio piningit bisa mengetahui kebenaran Tuhan, mana yang benar dan mana yang salah, sehingga kebenaran dapat dilihat, dan sebagai Satrio piningit mampu bertindak adil dan bijaksana.

Kemampuan inilah akan dipergunakan untuk mendidik Manusia. Mata Hati Manusia sekarang sudah buta, karena tidak menghiraukan mata hatinya, berakibat tertutup oleh napsu dan ambisi, hingga Mata Hati-nya buta, kehidupan-nya serakah dan ambisius, tidak dapat membedakan benar dan salah, mana yang halal dan mana yang haram, tindakan-nya banyak melakukan pelanggaran.

  • Satrio piningit akan muncul jika sudah terjadi goro-goro, perjuangan Satrio piningit ini secara tersembunyi tidak diketahui oleh siapapun keberadaan-nya dan apa yang diajarkaan juga tidak diketahui ajarannya karena halus caranya, ajaran Satrio piningit tidak diketahui oleh siapapun sebelum goro-goro berakhir, Satrio piningit baru diketahui jika moral dan kehidupan bangsa Indonesia sudah baik.
  • Dari ajaran Satrio Piningit inilah kemudian menyebar ajarannya didalam hati para Satrio dan rakyat, hingga menjadi negara Mercusuar Dunia, karena para Satrio sudah bisa melihat Kebenaran dan Kebijaksanaan. Tidak korupsi, mawas diri dan hati-hati.
  • Mahluk halus (makhluk gaib), Satrio piningit dapat menguasai dan memerintahkan makhluk halus, untuk membantunya jika diperlukan.
  • Apakah berjuang sendirian, Satrio Piningit tidak berjuang sendirian ada Satrio-satrio lain yang membantu perjuangannya walau tidak saling kenal, dalam tingkatan spiritual saling terhubung dan bagaikan jala (jaring), antara satu dengan yang lain membentuk daya kekuatan gaib super.
BACA JUGA:  Siapakah Sebenarnya Sosok Jayabhaya ?

Satrio piningit tidak pernah menyatakan dirinya adalah Satrio Piningit, meskipun dirinya tahu kalau dirinya Sebagai Satrio Piningit, ketika menerima wahyu dari Tuhan. Amanat untuk mengubah dan memperbaiki Moral umat Manusia dilakukan dengan kesadaran penuh, mata hatinya dapat melihat kebenaran Tuhan.

Keturunan Bangsawan, Satrio Piningit merupakan keturunan Raja yang bijaksana, sebenarnya tidak ada yang tahu dari keturunan Raja dan Kerajaan mana. Satrio Piningit sendiri tidak punya silsilah keturunan bangsawan, dan tidak tahu kalau dirinya itu keturunan Raja, yang diketahui dan dirasakan adalah dalam dirinya ada sifat-sifat sebagai seorang Satria.


Sebaiknya Kita mengoreksi Diri menekan kuat diri kita untuk berbuat baik, “Nasib suatu bangsa tidak akan berubah jika bangsa itu tidak mau merubah nasibnya sendiri”, petikan dari ayat suci Alqur’an. Disinilah sebaiknya kita tidak menunggu Satrio Piningit, marilah kita berbuat baik dengan segenap kemampuan.

BACA JUGA:  Siapa Sebenarnya Sabdo Palon ?

Kalau Kita menunggu Satrio Pinnigit berarti kita pasif, sebaiknya kita aktif, hidup dinamis dan kreatif, berbuat baik, jujur, benar, tidak melanggar hukum, tidak melanggar adat dan tidak melanggar tatanan agama, dimulai dari ruang, waktu, pekerjaan dan hidup masing-masin individu, merupakan ” yang terkecil adalah yang terbesar”

Pantauan energi gaib :

Diluar Manusia – manusia yang terpilih sebagai Satio Piningit rupanya banyak yang ingin mendapat Wahyu Satrio Piningit (Ratu Adil) dengan laku tirakat yang berat, tapi sayangnya Tuhan tidak memilih karena mereka-mereka itu gampang tergelincir ke arah napsu – napsu duniawi, mereka tidak merasakan kalau tirakat dan lakunya itu sebenarnya untuk napsunya sendiri.

BACA JUGA:  Rahasia di Balik Kekuatan Militer Iran

Disisi lain para Manusia yang terpilih menjadi Satrio Piningit energi-nya membentuk pusaran-pusaran kekuatan energi gaib super, memusat pada satu titik kekuatan mulai tanggal 6 November 2012 dan sampai sekarang tanggal 11 November 2012, membentuk susunan energi yang Maha Besar didukung oleh empat unsur alam yaitu ; Bumi, Air, Angin dan Api, juga dari unsur Cahaya putih yang meledak-ledak bagai kilat.

Pusaran energi itu membentuk hirarki atau susunan kekuatan berbentuk Piramid, siapa yang terletak pada sudut paling tinggi (puncak piramid) akan keluar dari Pingitan dan akan menjadi Ratu Adil dan memimpin di Dunia, Satrio Piningit yang lain akan tahu pekerjaan besar akan dimulai jika Ratu Adil sudah keluar dari Pingitan. Selama ini para Satrio Piningit sebenarnya sudah melakukan tugas masing-masing sesuai dari Wahyu yang diterima.

Alam untuk sementara diam waktu singkat (seumpama Manusia menghening), untuk menyambut datang-nya Ratu Adil, bencana alam sementara reda, akan tetapi nanti waktu keluarnya Ratu Adil keluar dari Pingitan, Alam akan menyambut keluarnya Satrio Piningit menjadi Ratu Adil Alam akan lebih aktif, bencana akan banyak beruntun,  Alam ikut bersih – bersih kotornya Dunia.

Para mahluk halus juga tahu jika Ratu Adil Akan datang, sebagian besar berkumpul pada pimpinan masing-masing (Raja), untuk mendengar petuah dari pimpinan masing-masing, guna menyambut dan menghormat kepada Ratu Adil.

6 TANGGAPAN untuk “Tentang Satrio Piningit dalam Ramalan Prabu Jayabaya

  1. raja salman ke sini karena dia tau kalau satrio piningit sudah bekerja. dia setor harta dan proklamasi saudara agar negerinya tidak binasa. pasti negara lain menyusul. ……kali yaaa, he he heee

    View Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *