Misteri Dugaan Misi “Bunuh Diri” Pesawat MH 370

BILIKMISTERI.WEB.ID – Akhirnya “Ketakutan” terbesar itu terjawab sudah. Pesawat Malaysia Airlines MH370 dinyatakan “Tamat” di Samudera Hindia bagian selatan. Kesimpulan yang diambil lewat analisis data satelit perusahaan telekomunikasi Inggris Inmarsat itu mengasumsikan tak ada satupun dari 239 orang di dalamnya selamat.

Pesawat Malaysian Airlines MH370
Pesawat Malaysian Airlines MH370

Meski nasib Boeing 777-200ER itu sudah diketahui, Misteri kecelakaan MH370 belum terjawab. Mengapa kapal terbang rute Kuala Lumpur-Beijing bisa berakhir di perairan Australia Barat dekat Perth. Siapa dan apa yang menyebabkannya?

Media Inggris, The Daily Telegraph mengutarakan gagasan bahwa pesawat milik maskapai pelat merah negeri jiran itu jatuh ke samudera diduga merupakan “Misi bunuh diri.”

Laporan surat kabar, yang dimuat dalam halaman pertama edisi Selasa didasarkan pada informasi dari “Sumber terpercaya” namun kontras dengan arah investigasi aparat Malaysia yang bergerak menjauh dari pilot.

Sebelumnya, sumber yang dekat dengan penyelidikan di Kuala Lumpur mengatakan kepada Fairfax Media bahwa dugaan pilot bunuh diri belum dikesampingkan. Namun, fokus saat ini menyimpang jauh dari dugaan pembajakan atau serangan teroris terhadap kemungkinan kegagalan mekanis, lebih mengarah pada dugaan ledakan atau kebakaran. 


Mungkinkah Ada Misi “Bunuh Diri”?

Sementara, informasi yang didapat Telegraph mengatakan bahwa tim penyelidik hilangnya pesawat yakin, tak ada kegagalan teknis atau api yang bisa menyebabkan melencengnya rute pesawat atau tak berfungsinya sistem komunikasi.

Sumber tersebut tak berspekulasi soal siapa yang menyebabkan kecelakaan dan apakah ada kaitan dengan terorisme atau dugaan mental. Namun, menyatakan bahwa itu pasti disengaja. Sebuah tindakan “bunuh diri”.

“Ini diduga tindakan yang disengaja oleh seseorang di pesawat yang pastinya memiliki pengetahuan rinci,” kata sumber kepada Telegraph. Tapi, tidak ada indikasi yang menunjuk ke motif.

Peta lokasi penemuan Malaysia Airlines MH370
Peta lokasi penemuan Malaysia Airlines MH370

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein mengatakan, penyidik ​​belum mengenyampingkan dugaan keterkaitan dengan pilot. “Namun tak ada fakta yang berkaitan dengan permintaan tebusan, klaim pertanggungjawaban, dan itu mengarah ke spekulasi lebih lanjut,” kata dia.

Lalu, apakah mungkin pilot kehilangan kesadaran karena asap kebakaran hilangnya tekanan kabin secara mendadak. “Itu belum dikesampingkan. Membuat kotak hitam punya arti penting kita informasi lebih lanjut ,” tambah Pak Menteri.

Kapten penerbang Zaharie Ahmad Shah dan kopilot Fariq Hamid awalnya “dipantau ketat”, latar belakang mereka dibedah, setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sepekan lalu menyebut, ada bukti kredibel menunjuk ke “kesengajaan” dari seseorang di pesawat.

Sejauh ini tak ditemukan bukti keterkaitan mereka dengan kelompok ekstremis manapun

Tapi ada kemungkinan, kedua penerbang bertindak cepat untuk mengendalikan pesawat, turun dari ketinggian untuk menyelamatkan para penumpang dan awak menyusul insiden darurat di pesawat.

Dalam skrenario ini, para penerbang menjadi tak sadarkan diri, karena asap atau tekanan kabin yang drop, lalu pesawat bergerak sendiri secara autopilot menuju ke Samudera Hindia sebelah selatan.

Chris Goodfellow, pilot Kanada yang punya pengalaman terbang 20 tahun menyebut pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah sebagai pahlawan, bukan pembajak, dalam penjelasannya bahwa kebakaran terjadi di pesawat nahas.

Dia mengklaim sang penerbang melakukan apa yang harus dia lakukan dalam keadaan darurat. Ia berusaha mendaratkan pesawat ke bandara terdekat sesegera mungkin .

Dalam kasus ini, adalah ke Langkawi, titik di mana pesawat itu menuju dalam pelacakan terakhir

Namun, Goodfellow yakin, para awak saat itu mendadak tak sadarkan diri, kemudian burung besi itu terbang menjadi “pesawat hantu” selama berjam-jam melewati bandara yang dituju untuk pendaratan darurat, Langkawi, sebelum akhirnya menabrak Samudera Hindia dekat Maladewa.

AS telah mengirimkan setidaknya 10 peneliti, termasuk empat agen FBI, ke Kuala Lumpur untuk membantu penyelidikan yang juga melibatkan National Transport Safety Board, the Federal Aviation Administration, dan pabrik pesawat Boeing.

Sebelumnya, kesimpulan bahwa MH370 jatuh di selatan Samudera Hindia berdasarkan analisis terbaru yang disampaikan firma satelit Inggris, Inmarsat yang menyediakan data satelit. Juga dibantu penyelidik kecelakaan udara Air Accidents Investigation Branch (AAIB).

PM Najib Razak menyimpulkan bahwa MH370 terbang sepanjang koridor selatan, dan posisi terakhirnya berada di tengah Samudera Hindia, sebelah barat Perth. “Itu adalah lokasi terpencil, jauh dari tempat pendaratan yang memungkinkan. Oleh karena itu, dengan sedih dan menyesal, saya harus memberitahu Anda bahwa menurut data baru ini, penerbangan MH370 berakhir di Samudera Hindia selatan.”

BACA JUGA:  Misteri Beredarnya Foto Pada Penerbangan Pesawat Malaysia Sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *