Anjuran Nabi Mengenai India

BILIKMISTERI.WEB.ID – Kawasan timur, sebagaimana banyak di sebutkan oleh para sejarawan meliputi Iran, Iraq, Afganistan, Pakistan, India, China dan Rusia. Tapi mengapa Rasullulah lebih menganjurkan umatnya untuk memerangi kawasan timur India?

anjuran-nabi-mengenai-indiaDalam suatu Riwayat hadist ,Nabi Muhammad SAW bersabda :

” Ada dua kelompok dari umat ku yang akan di selamatkan oleh Allah ta’ala dari neraka ;kelompok yang memerangi India dan kelompok yang berperang membantu Isa bin Maryam” H.R Imam Ahmad

Dari Hadist dia atas tampaklah Hikmah dari ke misteriusan India. Sementara itu timbullah pertanyaan, Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memerangi India? Ada apa dengan India?

Kita simak baik-baik hadist Shoheh berikut ini dari Abdullah Bin Umar ,


Ia berkata” Aku melihat Rasullulah menunjukan jarinya ke arah Timur lalu beliau bersabda,”ketahuilah bahwa Fitnah dajjal tersebut berasal dari sini, fitnah itu dari sini, dari arah terbitnya tanduk setan” H.R Bukhari.

Ternyata di sanalah banyak orang-orang Hindu yang bekerjasama dengan umat Yahudi yang tergabung dalam Anggota Perkumpulan Rahasia di dunia buatan Yahudi yaitu Organisasi Freemason. Umat hindu yang tergabung dalam anggota Freemason ternyata punya rencana strategi untuk menghancurkan syariat Islam di India dan di dunia.

Hal ini di tandai dengan adanya Gerakan Ahmadiyah yang di anggap sesat oleh kaum Muslim karena mereka tidak mengakui Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang di utus oleh allah dan setelah itu maka tidak ada lagi nabi-nabi Utusan Allah setelah Nabi Muhammad SAW Meninggal dunia. Gerakan Ahmadiyah muncul pada tahun 1990 masehi yang di bentuk oleh Yahudi Kolonial Inggris di India yang sekarang berpusat di Kota London ( Inggris).

Lalu apa hubungannya dengan orang tua Dajjal yang pernah menyembah Patung Anak Sapi / Sapi Betina yang sekarang ini sapi di jadikan makhluk suci bagi umat hindu bahkan ada orang Hindu yang mengagung-agungkan sapi sehingga lama-kelamaan mereka pun juga menuhankan sapi.

Berdasarkan Manuskrip kuno Yang di temukan oleh petani miskin berkebangsaan Palestina, dan kemudian manuskrip tersebut di teliti oleh Ilmuwan Islam bernama Al-Kamil. Manuskrip yang di tulis dengan huruf Arab tersebut di simpulkan oleh para pakar ahli benda-benda kuno bahwa manuskrip tersebut sudah berumur 400 Tahun sebelum Nabi Musa di lahirkan bahkan bisa jadi lebih.

Penulis manuskrip kuno itu adalah Azad bin Harim bin Shofur. Dia adalah manusia Kuno yang berdasarkan manuskrip itu, berguru langsung dengan Nabi Ibrahim. Hanya dia saja yang selalu menanyaklan tentang Dajjal kepada Ibrahim.

Sedangkan Nabi Ibrahim sekitar 400-an tahun sebelum Nabi Musa di lahirkan dan hal ini waktu itu manusia berada pada tahun 2000 –an Sebelum masehi. Sedangkan Agama Hindu di lahirkan pada tahun 1300 sebelum masehi bahkan sebelum tahun 3200 sebelum masehi para nabi-nabi Allah juga menceritakan adanya ramalan tentang Dajjal. Jadi dajjal sudah lebih dulu terlahir sebelum agama Hindu terbentuk.

Dalam manuskrip tersebut di jelaskan bahwa Dajjal terlahir dari seorang ayah dan ibu keturunan Yahudi. Awalnya mereka tidak mempunyai anak selama 30 tahun lalu mereka berdoa kepada patung-patung sapi yang terletak di depan Rumahnya, setiap hari mereka memberi sesajen pada patung tersebut agar impian mereka tercapai dan akhirnya permintaan mereka di kabulkan.

Sejarah awal mula Dajjal ini ternyata sama persis dengan apa yang pernah di ceritakan oleh nabi Muhammad SAW dalam hadistnya;

“Orang tua dajal tidak pernah mendapatkan anak selama 30 tahun, kemudian terlahirlah dari keduanya seorang anak laki-laki yang hanya bermata satu, berperangai buruk dan sangat sedikit manfaatnya. Ketika matanya tertidur, hatinya tidaklah ikut tertidur. Kemudian beliau Shallallu ‘Alaihi wa Sallam menerangkan tentang dua orang tuanya dengan bersabda: Ayahnya adalah seorang laki-laki yang berpostur tinggi, berdaging tidak teratur, berhidung panjang, seakan-akan hidungnya adalah paruh buruh. Ibunya adalah seorang wanita besar, bertangan panjang dan berpayudara besar.”

Riwayat Imam Ahmad dari Abubakar. Diriwayatkan juga oleh At Tirmidzi dari Hammad bin Salamah, dan ia berkata, bahwa ini hadis hasan.

Sedangkan imam ahmad melalui abu bakar dan riwayat imam Tirmidzi melalui hammad bin dalamah ra. menjelaskan “bahwa orang tua dajjal terlahir dari bangsa Yahudi” dan sama persis dengan cerita dari manuskrip kuno tersebut.

Pada dasarnya orang tua dajjal sama-sama memiliki sejarah yang hitam. Ibu dajjal terlahir dari sepasang suami istri yang melakukan seks di luar nikah, Ayah dajjal juga terlahir dari pasangan suami istri yang berhubungan seks di luar nikah. Begitupun juga sepasang suami istri (orang tua dajjal) juga melakukan hubungan seks di luar nikah.

Jadi Agama Penyembah Patung atau sapi pertama kali di lakukan oleh Bangsa Yahudi jauh sebelum umat Hindu India melakukannya. Menurut ajaran Islam kata dajjal berasal dari kata dajjaala yang artinya pendusta atau penyesat. Sedangkan nama asal dajjal tersebut adalah Musa samiri atau Ibnu samirah sesuai dengan desa tempat tinggalnya yaitu desa Samirah (Palestina) yang di kabarkan desa tersebut sudah tenggelam, entah kemana.

Memang benar bahwa Samiri adalah Dajjal penyesat yaitu ketika zaman nabi Musa dia mempengaruhi bani israel (Yahudi) untuk menyembah patung sapi betina yang terbuat dari emas lalu dia juga menjadikan patung tersebut bisa berbicara dengan kekuatan Supranatualnya, benar-benar dajjal telah menyesatkan kaum Musa agar berpaling dari Allah yang maha Esa.

Hal ini terbukti, Sementara itu, Dr Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar, dalam Shahih Qashashin Nabawi atau Ensklopedia Kisah Shahih Sepanjang Masa (terjemahan Izzudin Karimi, Lc, Pustaka Yassir, 2008: hlm 134-137), mengutip sebuah hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Hakim dalam Mustadrak dari Ali.

Ketika Musa bersegera kepada Tuhannya, Samiri mengumpulkan perhiasan semampunya: perhiasan Bani Israil. Dia mencetaknya menjadi anak sapi, kemudian dia memasukkan segenggam (dari jejak rasul) ke dalam perutnya. Ternyata, ia menjadi anak sapi yang bersuara. Maka, Samiri berkata kepada mereka, “Ini adalah Tuhan kalian dan Tuhan Musa.

Karena dajjal terlahir dari benih –benih hina atau haram yang berasal dari keturunan penzina, di tambah lagi sering membuat sesajen di depan rumah lalu keesokan harinya sesajen tersebut hilang di ambil Jin atau setan dengan tujuan agar orang tua dajjal percaya bahwa patung sapi benar-benar tuhan mereka.

Dapat di simpulkan bahwa dajjal adalah kombinasi dari manusia dan setan (manusia setengah setan) yang di tangguhkan umurnya atau di panjangkan sama seperti Iblis, setan, jin, nabi khidir hingga kiamat menjelang tiba dan yang kelak mereka akan berperang di akhir zaman bersama pasukan-pasukannya masing-masing.

BACA JUGA:  Ramalan Satrio Piningit Ronggowarsito


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *