Munculnya Patung Lembu Suro

 
Patung Lembu Suro di Lereng Gunung Gadang Kediri
Patung Lembu Suro di Lereng Gunung Gadang

BILIKMISTERI.WEB.ID – Beberapa hari terakhir telah muncul sejumlah berita tentang ditemukannya sebuah patung Lembu Suro di suatu wilayah di sekitar gunung Kelud, dimana sebelumnya tidak pernah ada di tempat tersebut.

Heboh munculnya patung Lembu Suro (dikenal juga sebagai Lembu Sura) setelah letusan gunung Kelud beberapa pekan lalu kini menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.

Sebagian menganggap bahwa isu tersebut bukanlah isapan jempol semata, tetapi sangat memungkinkan terjadi karena memang Lembu Suro dan Mahesa Suro (Mahesa Sura)  telah dianggap sebagai penunggu gunung Kelud yang meletus.

 

Munculnya patung Lembu Suro, sebagaimana dikisahkan oleh beberapa orang di sosial media, membuat banyak pihak mencari-cari dimana letak dan posisi patung Lembu Suro yang baru saja ditemukan tersebut.

BACA:  Mengungkap Misteri Kehidupan di Bawah Tanah

Dikisahkan bahwa patung Lembu Suro ditemukan di lereng gunung Gadang, sebelah selatan gunung Kelud. Patung Lembu Suro yang ditemukan berbentuk seperti arca, biasa juga disebut patung Jotho. Ada informasi lain yang menuliskan bahwa letak pasti patung Lembu Suro ini berada di koordinat 7°57’51″S   112°17’27″E.

Gunung Gadang atau Gunung Kerinci
Gunung Gadang atau Gunung Kerinci, tempat ditemukannya patung Lembu Suro baru-baru ini

Kisah Lembu Suro memang menjadi legenda yang sangat kental menghiasi kehidupan warga di sekitar gunung Kelud. Konon, di gunung Kelud tersebut Lembu Suro bersama Mahesa Suro, dua raja sakti yang bukan dari golongan manusia, terkubur hidup-hidup karena dikhianati oleh Raja Kediri dan puterinya saat itu.

BACA:  Misteri Tentang Kalender Suku Maya

Mereka diperdaya Puteri Kilisuci setelah hampir memenangkan sayembara untuk mencari calon pendamping sang puteri. Sebagai tantangan terakhir, Puteri Kilisuci memerintahkan mereka berdua untuk menggali sumur paling dalam di puncak gunung Kelud. Ketika tengah menggali sumur pada kedalaman yang sangat jauh, Puteri Kilisuci memerintahkan prajurit kerajaan Kediri untuk menimbun mereka dengan tanah.

Patung Lembu Suro di Kediri
Patung Lembu Suro di lereng Gunung Kelud Kediri

Karena merasa telah dikhianati, Lembu Suro akhirnya mengeluarkan sumpah terakhirnya dengan mengatakan bahwa ia akan selalu datang menghancurkan Kediri setiap 20 tahun sekali. Sumpah Lembu Suro ini semakin diyakini kekuatannya karena gunung Kelud memang selalu meletus dalam siklus 20 tahunan.

Benarkah demikian?

 
 

TOPIK LAINNYA

ciri ciri keturunan brawijaya, tanda-tanda titisan ratu kidul, ciri ciri keturunan ki ageng selo, ciri ciri keturunan ronggolawe, lukisan nyimas rara santang, ciri ciri keturunan dewi lanjar, Pertemuan sunan kali jaga dan puntadewa, tanda keturunan sunan kalijaga, cara menggunakan rotan ketemu ruas, Ciri keturunan Aji Saka

JANGAN LEWATKAN