Kesaksian Pilot Mengenai Hilangnya Pesawat Malaysia

Ada kesaksian pilot lain yang juga membawa Boeing 777 dan terbang 30 menit di depan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang, telah mengatakan bahwa ia sempat mengadakan kontak dengan MH370 semenit setelah ia diminta untuk melakukana kontak ke kontrol lalu lintas udara (ATC) di Vietnam.

Kesaksian Pilot Mengenai Hilangnya Pesawat Malaysia

Seorang kapten yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa pesawatnya saat itu sedang menuju Narita, Jepang, dan posisinya jauh dari wilayah udara Vietnam.

Ketika itu ia diminta untuk menyampaikan dengan menggunakan frekuensi darurat pesawatnya, untuk merelai pesan MH370 yang kedua kalinya agar menetapkan posisinya, karena otoritas di Vietnam tidak bisa menghubungi pesawat Malaysia Airlines MH370 itu.

“Kami berhasil menjalin kontak dengan MH370 setelah pukul 01:30 siang dan meminta mereka dipindahkan ke wilayah udara Vietnam,” jelasnya.


“Terdengar suara dilatar belakang, bisa saja itu Kapten Zaharie (Ahmad Shah, 53,) atau Fariq (Abdul Hamid, 27), tapi aku yakin itu adalah co-pilot,” jelas pilot itu meyakinkan.

Kapten itu mengatakan bahwa MH370 berbicara:

“Ada banyak gangguan … statis …”

“Tapi aku mendengar ada gumaman di ujung lainnya. Itulah terakhir kali kami mendengar kontak dari mereka, karena akhirnya kami kehilangan koneksi,” katanya kepada New Sunday Times.

Dia mengatakan bahwa suara pada frekuensi yang sama pada saat itu juga akan mendengar pertukaran suara lainnya. Hal ini, kata dia, karena frekuensi juga akan mencakup kapal-kapal laut diperairan yang ada di bawah kami.

Ia juga mengatakan sempat tak berfikir apapun, karena jika hal itu terjadi (kehilangan kontak) adalah suatu hal yang normal, sampai akhirnya ia tahu bahwa Penerbangan MH370 tak pernah mendarat.

“Jika pesawat dalam kesulitan, kita akan mendengar pilot membuat panggilan darurat ‘Mayday’. Tapi saya yakin bahwa sama seperti saya, tidak ada orang lain mendengar ada panggilan darurat itu.

“Setelah frekuensi sempat hening, permintaan untuk mengulangi dibuat oleh otoritas ATC Vietnam untuk mencoba membangun kontak dengan mereka lagi, tapi tak berhasil,” ujarnya.

BACA JUGA:  Asal Mula Jelangkung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *