Misteri Jaringan Teror Amerika, Arab Saudi dan Israel

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Misteri Jaringan Teror Amerika, Arab Saudi dan IsraelBILIKMISTERI.WEB.ID – Negara Arab Saudi memiliki segala track record yang buruk, dan sama sekali tidak memiliki sisi baik dari sebuah negara yang kaya minyak seperti Venezuela.

Negara ini diatur oleh rezim diktator dari sebuah keluarga, yang tidak mentolerir adanya kelompok oposisi dan menghukum berat pendukung hak asasi manusia, serta para pembangkang politik.

Ratusan miliar dari pendapatan minyaknya dikendalikan oleh despotisme kerajaan, dan investasi spekulatif bahan bakar di seluruh dunia.

Para elite yang berkuasa ini bergantung pada pembelian senjata dari Barat dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) untuk perlindungan keamanan mereka.

Kekayaan Negara yang sekiranya produktif, urung untuk memperkaya kebutuhan yang paling mencolok dari keluarga penguasa Saudi.


Elit penguasa negeri petrodollar tersebut membiayai sebuah paham yang paling fanatik,buruk dan misoginis dari Islam. “Wahabi ”

Saat dihadapkan pada perbedaan pendapat internal dari sekelompok orang-orang yang tertindas dan kaum agama minoritas.

Kediktatoran Arab Saudi merasakan ancaman dan bahaya dari semua sisi, baik itu dari luar negeri, kelompok sekuler, nasionalis dan Syiah yang menguasai pemerintahan, secara internal, nasionalis Sunni moderat, demokrat dan feminis , dalam kubu royalis , tradisionalis dan modernis.

Menanggapi perubahan yang mengarah kepada pembiayaan, pelatihan dan persenjataan jaringan teroris internasional Islam, yang diarahkan untuk menyerang, menginvasi dan menghancurkan rezim yang menentang ulama diktator Arab.

Dalang dari jaringan teror Saudi adalah Bandar bin Sultan, yang memiliki hubungan yang sudah lama dan akrab dengan para pejabat tinggi politik, militer dan intelijen AS.

Bandar dilatih dan diindoktrinasi di Maxwell Air Force Base dan Johns Hopkins University, ia menjabat sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat selama lebih dari dua dekade (1983 – 2005).

Sekitar tahun 2005 – 2011, ia adalah Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Arab Saudi, dan pada tahun 2012 ia diangkat sebagai Direktur Jenderal Badan Intelijen Arab Saudi. Sampai saat ini, Bandar semakin banyak terlibat dalam proyek operasi teror rahasia.

Berkaitan dengan CIA. Di antara berbagai operasi kotornya dengan CIA selama tahun 1980, Bandar menyalurkan US$ 32.000.000 ke Nikaragua Contra, yang terlibat dalam kampanye teror untuk menggulingkan pemerintahan revolusioner Sandinista di Nikaragua.

Selama masa jabatannya sebagai duta besar, ia aktif terlibat dalam upaya perlindungan terhadap Kerajaan Arab Saudi yang diklaim terlibat dengan pemboman Triple Towers dan Pentagon pada 11 September 2001.

Kecurigaan bahwa Bandar dan sekutu-sekutunya di keluarga kerajaan memiliki pengetahuan sebelumnya tentang pemboman oleh teroris Saudi ( 11 dari 19 ).

Dikuatkan dengan adanya catatan penerbangan mendadak Kerajaan Arab Saudi menyusul aksi teroris pada 11/9. Dokumen intelijen AS mengenai hubungan Saudi – Bandar berada di bawah tinjauan Kongres .

Dengan banyaknya pengalaman dan pelatihan dalam menjalankan operasi teroris klandestin, berangkat dari dua dekade tugasnya untuk bekerja sama dengan badan-badan intelijen AS.

Bandar berada dalam posisi yang pas untuk mengatur jaringan teror global tersendiri dalam upayanya menyembunyikan keburukan dan kelemahan monarki despotik Arab Saudi.

Bersambung

BACA JUGA:  Misteri Tentang Kalender Suku Maya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *