Dewi Planet dan Dewi Kidul

BILIKMISTERI.WEB.ID ~ Lanjutan dari artikel Misteri Hakikat awal bangsa Jin dan Lakon Dewi-Dewi. Setelah sebelumnya membahas mengenai Dewi Balqis, maka sekarang ini akan di bahas mengenai Dewi Planet dan Dewi Kidul. Ini hanyalah kisah yang belum tentu kebenarannya, namun perlu juga di simak secara baik dan bijak sebagai suatu pengetahuan yang dapat membuat wawasan kita menjadi luas. 

Dewi Planet

Dewi Planet bernama Dewi Maya Alam Raya ini bersemayam di planet dalam tata surya di langit lapisan ke empat. Dewi Planet bernama Dewi Maya Alam Raya ini bersemayam di Planet dalam tata surya di langit di lapisan keempat diluar jauh dari bumi. Di Planet Mars Dewi Planet tinggal Dewi Planet adalah Dewi Maya yang mengatur planet-planet di langit dan di dekat bumi dan meteor, bintang dan lainnya. Kisah adanya makhluk ruang angkasa dan Alien berasal dari keberadaan Dewi Maya ini.

Dewi Maya Alam Raya
Ilustrasi Dewi Maya Alam Raya dan keturunannya

 

Dewi Planet mempunyai anak yang bernama:

1. Syahnaraya Magnetidya Putri.

Berkuasa di Planet dekat Ratu Planet yaitu Venus. Planet Venus dan mengatur negeri Planetnya dengan mengembangkan teknologi dan membantu orang-orang yang taat kepada Tuhan bisa diarahkan oleh Putri Syahnaraya dan mempunyai pasukan bentuk-bentuknya berbagai macam dan ada juga yang baik dan tidak baik. Tapi ini juga dalam pengawasan Dewi Planet


2. Plaztjantentius Raya Magma Putra.

Berkuasa di Planet Yupiter dan Saturnus. Dua planet dipegang oleh anaknya tetapi tetap pengawasan Dewi Planet. Sama mengembangkan teknologi untuk kemajuan bangsa dan suatu saat akan membantu manusia untuk teknologi nantinya tapi yang taat kepada Tuhan.

Dewi Planet Dewi Maya masuk Islam ketika Nabi Muhammad dalam rangka Isra’ Mi’raj bertemu dengan bangsa Jin yang pertama mengikuti ajaran Nabi Muhammad. Inilah kisah nyata yang terjadi pada Bangsa Jin.

Sekarang ini baru mulai membuka untuk membantu perkembangan teknologi melalui turunannya yang jadi manusia yaitu cucu dari adiknya Penguasa Laut Selatan yaitu Andini Rohmah. Dewi Planet memegang juga Planet di lapisan ke satu yang dimana anaknya juga yang suruh memerintahkan disana untuk memantau suatu saat ada manusia akan datang ke Planet dilapisan ke satu.

Dan mereka akan dapat pengawasan dari Dewi Planet dan anaknya dan hanya melihat sampai sejauh mana mereka bisa mengembangkan teknologi yang ada di Planet ini Dewi Planet dan anaknya hanya dia dan melihat saja dan belum melakukan suatu tindakan dulu suatu saat akan memberi isyarat supaya menghubungi turunannya yang menjadi manusia dan disuruh bertanya kepadanya.

Dewi Kidul (Dewi Naga Selatan)

Dewi Kidul (Naga Selatan) adalah penguasa Laut Selatan dimana wilayahnya adalah dari Asia sampai Timur Tengah dan Afrika Selatan di Samudera Hindia, Laut merah. Di Indonesia Dewi Naga Selatan ada di Cilacap Istananya dimana pusat Puser bumi tempat berkumpulnya seluruh penjuru dunia bangsa jin dan Dewi-Dewi dan juga Dewa yang berkumpul di Gunung Selok, di daerah Cilacap yang nantinya akan membantu turunan Dewi Naga Selatan yang jadi manusia. Dewi ini memiliki nama Dewi Sekarwati Mara.

Dewi Naga Selatan memiliki tiga orang putri adalah Rara Blorong, Rara Panas, dan Rara Ningrum, setiap putrinya memiliki wilayah masing-masing yakni Rara Blorong menguasai wilayah sebagian Jawa Tengah, Pantai Utara, Pulau Bali, Thailand, India dan Mesir itu juga sebagian saja dan juga menguasai tidak jauh dari Samudra Atlantik. Rara Panas menguasai sebagian wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Semenanjung Malaya, Laut Merah, Laut Mati, dan Jabal Qubeis di Arab Saudi. Rara Ningrum menguasai wilayah Jawa Timur.

Dewi Kidul (Dewi Naga Selatan)
Ilustrasi Dewi Kidul (Dewi Naga Selatan) dan keturunannya

Rara Blorong adalah tokoh sakti yang menguasai dunia gaib dalam ilmu kesaktian beraliran hitam. Rara Blorong memiliki anak kembar laki-laki yakni Alpan dan Alpin yang juga membantu ibunya dalam tatanan ilmu gaib yang disebutkan tersebut. Rara Blorong menguasai wilayah sebagian Jawa Tengah,Pantai Utara, Pulau Bali, Thailand, India dan Mesir itu juga sebagian saja dan juga menguasai tidak jauh dari Samudra Atlantik.

Rara Panas adalah tokoh legendaris seorang Dewi yang memiliki ilmu kebijaksanaan dan welas asih. Ia memiliki dua orang anak yakni Putri Andini Naga Hijau Kencana Rara Sati dan Suci Rahayu. Putri Suci Rahayu dan Ibunya Rara Panas (Roro Kidul) sekarang bersemayam di Cilacap tepatnya di Gunung Selok (Puser Bumi), dan Rara Panas menguasai wilayah Jawa Tengah,Jawa Barat,Semenanjung Malaya, Laut Merah,Laut Mati,Jabal Qubeis di Arab Saudi.

Rara Ningrum memiliki dua orang putri yakni Bayung Kencana Sari dan Layung Kencana Sari. Tidak banyak yang dapat diceritakan dari Rara Ningrum dan kedua putrinya ini. Rara Ningrum menguasai wilayah Jawa Timur saja.

Adapun ketokohan Dewi Kidul adalah Dewi yang menguasai dunia gaib di Samudra Hindia pada masa silam dimana ada seorang Raja India pertama mempunyai seorang putra yang dimana anak ciptaan dari Dewa Ismaya yang bernama Sang Sidharta Gauthama dan juga merupakan anak angkat dari Dewi Kidul.

Yang dimana Dewa Ismaya menitipkan kepada bibinya untuk mau menerima anak ciptaannya sebagai anak angkatnya. Pada masa selanjutnya raja-raja yang ada dikepulauan Nusantara adalah buatan dari Dewi Kidul ini.

Yang dimana sebelum pada zaman abad ke 1 SM sampai abad 12 SM kerajaan Kepulauan Nusantara ini didatangkan dari India yang diberi mimpi dan diberi petunjuk untuk datang ke kepulauan Nusantara ini dan menguasai daerah masing-masing pada abad tersebut mereka masih menganut agama Budha yang diajarkan oleh Dewa Semar atau Dewa Ismaya.

Dan Dewi-Kidul disuruh menciptakan agama Hindu yang mereka bawa dari India dan itupun dibantu oleh Dewa Semar dan akhirnya berkembang lebih cepat dibandingkan agama Budha. Dan pada abad ke 14 dimana yakni di Zaman pemerintahan kerajaan demak yang dipimpin oleh Raja Islam pertama Raden Fatah (sebelumnya raja-raja Jawa adalah beragama Hindu). Pada masa ini kekuatan kerajaan demak didukung oleh tokoh legendaris penyebar agama islam yakni Sembilan Wali atau Wali Songo.

Dalam bagian ini akan dikisahkan sedikit mengenai pertemuan antara salah satu wali yang sakti bernama Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati (penguasa wilayah Jawa Barat) untuk berdialog dengan Ratu Kidul bahwa ia akan mengislamkan seluruh wilayah Jawa Barat. Namun hal ini ditentang oleh Dewi Kidul sebagai penguasa gaib di Jawa Barat.

Wali Sunan Gunung Jati lalu mendatangi wilayah Cilacap dan seluruh pesisir Selatan dan Utara. Sunan Gunung Jati tengah malam pada saat berdoa mendapat perintah untuk mendatangi Puser Bumi yang ada di Cilacap untuk menyampaikan bahwa dia ingin mengislamkan Jawa Barat, Jawa Tengah.

Kemudian keesokan harinya Sunan Gunung Jati dan Sunan Kalijaga mendatangi tempat itu memanggil secara bathin. Dewi Kidul (Dewi Naga Selatan) lalu tak lama kemudian keluarlah dari singgasananya (istana).

Beliau berkata; Ada apa Sunan memanggil saya?

Saya ingin mengislamkan tanah Jawa dan sekitarnya di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jawab Sunan Gunung Jati.

Lalu Dewi Naga Selatan berkata; Boleh-boleh saja, tapi saya akan menguji kekuatan dan kesaktian kedua Sunan dulu, apabila menang akan saya ijinkan untuk mengislamkan tanah Jawa.

Setelah perang selama 2 pekan, akhirnya sang Dewi mengakui kalah sehingga diijinkan untuk mengislamkan Tanah Jawa dan membuat suatu perjanjian antara Sunan Gunung Jati dan Ratu Kidul (Dewi Naga Selatan).

Baik, saya akan keluarkan cucu saya dan begitu juga wali akan mengeluarkan turunannya dan kesepakatan. Tujuannya: cucu Dewi Naga Selatan jadi manusia untuk membantu (wali) turunan wali dalam mengemban tugas, yaitu: cucunya Andini Naga Hijau Kencana Rara Sati (Putri Rara Panas).

Andini ini lah yang sekarang berpasangan dengan Sabilal Rasyad yang saat ini memiliki ilmu ketabibban spiritual yang bertaraf tinggi sehingga mereka mampu membantu sesama atas izin Allah SWT. Adapun Sabilal Rasyad adalah putri Abdul Mughni bin Malawi bin Syekh Tolhah dan terus ditarik pada garis keturunannya ke atasnya sampai ke Pangeran Manggara Jati putra Sulung Syarif Hidayatullah.

Mereka ini berdua membawa misi juang untuk memperingati umat agar tidak perlu mempelajari ilmu alam gaib di karenakan gaib itu sangat luas sehingga dikawatirkan akan kesasar (tersesat jalan) dan masuk ke dalam golongan musyrik. Mereka tanpa mengenal lelah untuk memperingati umat agar sebaiknya mempelajari ilmu pengetahuan berdasarkan logika dan teknologi untuk dapat memajukan bangsa Indonesia yang saat ini sedang terpuruk.

Pada sebuah kisah di majalah ibukota pada tahun 2001 yang lalu disebutkan Putri Andini dilahirkan (dititipkan) dari sebuah keluarga yang tinggal di Jakarta yang kebetulan satu komplek dengan tempat tinggal keluarga Abdul Mughni. Dan tanpa disadari mereka akhirnya mereka berdua berjodoh dam melalui masa yang sulit sehingga akhirnya menjadi suami istri dan berdomisili sekarang di Jakarta Pusat tepatnya Cempaka Putih.

Bersambung

BACA JUGA:  Misteri Pertempuran Jin Laut Merah Dengan Jin Pantai Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *