Misteri Mak Lampir

BILIKMISTERI.WEB.ID ~ Yang terlintas ketika mendengar nama Mak Lampir mungkin adalah sinetron Misteri Gunung Merapi yang dibintangi oleh Farida Pasha. Tokoh Mak Lampir sendiri, kerap digambarkan sebagai sosok mistis yang jahat serta memiliki wajah dan tawa yang seram.

Misteri Mak LampirTapi, sudah tahu belum sih kalau ternyata Mak Lampir sendiri bukan dari Gunung Merapi, melainkan adalah legenda yang datangnya dari Sumatera Barat? Lebih tepatnya di Kabupaten Agam (Bukit Tinggi). Lantas, seperti apa cerita dari Mak Lampir sebenarnya? Yuk kita kupas bareng-bareng di sini.

Masa Lalu Mak Lampir Sebagai Perempuan Cantik

Konon, Mak Lampir adalah seorang puteri dari kerajaan Champa yang pernah menguasai daerah Vietnam Tengah dan Selatan pada abad ke-7. Suatu hari, Mak Lampir jatuh cinta pada seorang manusia harimau yang disebut Datuk Panglima Kumbang. Namun seperti kisah tragis yang sudah-sudah, hubungan tersebut tidak direstui oleh kedua orangtuanya.

Karena hal itu, Mak Lampir pun memutuskan untuk bertapa di bawah Gunung Merapi. Dalam persemedian tersebut, Mak Lampir bertemu dengan seorang pertapa yang akhirnya menjadi guru Mak Lampir dan membuatnya jadi sangat sakti hingga sulit ditandingi.


Kisah Cinta Mak Lampir

Sejatinya, Datuk Panglima Kumbang juga jatuh cinta pada Mak Lampir. Sayangnya, Mak Lampir tidak mengetahuinya. Suatu hari, Mak Lampir dan Datuk Panglima Kumbang bertemu, tapi dalam medan pertempuran.Sayangnya, Datuk Panglima Kumbang tewas dalam pertempuran tersebut.

Mak Lampir menyesalkan kematiannya, terlebih ketika ia mengetahui jika Datuk Panglima Kumbang juga mencintainya. Tidak rela orang yang sangat ia cintai mati, akhirnya, Mak Lampir pun berusaha untuk menghidupkan kembali dengan mengikat jiwa Datuk Panglima Kumbang di bumi.

Awal Mula Peperangan Bangsa Gaib

Kesaktian yang dimiliki oleh Mak Lampir memang berhasil membuat Datuk Panglima Kumbang hidup kembali. Namun, konsekuensinya adalah wujud Mak Lampir berubah sangat menyeramkan. Dengan wujud tersebut, Mak Lampir berharap Datuk Panglima Kumbang tetap menyadari cinta Mak Lampir dan menerimanya dengan tulus.

Namun yang terjadi adalah sebaliknya, Datuk Panglima Kumbang justru menyangka bahwa Mak Lampir adalah setan jahat penebar teror. Sejak saat itu, bangsa tersebut pun kerap berperang.

Cerita Lain yang Beredar

Diceritakan dari sumber lain, bahwa Mak Lampir adalah seorang wanita yang ingin hidupnya abadi. Karena itu, ia pun bersekutu dengan Jin dan Setan untuk mewujudkan harapnnya. Karena hal tersebut, Mak Lampir berhasil hidup hingga ratusan tahun dan mendapat julukan Mak Lampir.

Ia berkelana dari dan akhirnya mendirikan kerajaan iblis di Puncak Gunung Merapi di Pulau Jawa. Hal tersebut yang diyakini oleh masyarakat membuat Gunung Merapi menjadi sangat angker dan menyeramkan.

Kejanggalan yang Terjadi di Gunung Merapi

Almarhum Mbah Maridjan adalah seorang juru kunci Gunung Merapi yang dulu kerap bercerita tentang kejanggalan dari gunung tersebut. Almarum pernah kerap mendapatkan mimpi yang seperti sebuah pertanda tiap kali akan jatuh korban di gunung merapi.

Biasanya, dalam tidurnya mbah Maridjan melihat penguasa Gunung Merapi memperingatkannya untuk segera meninggalkan tempat karena akan ada penumbalan, dan korbannya akan menjadi pengikutnya.

Kisah Mak Lampir tersebut akhirnya diangkat menjadi sinetron yang sempat tayang di salah satu stasiun televisi nasional di Indonesia. Meski kisahnya sama sekali berbeda dengan versi legenda, namun berkat sinetron tersebut nama Mak Lampir kian dikenal masyarakat seluruh Indonesia, bukan hanya dari Jawa saja

BACA JUGA:  Gunung Kawi Meletus Pertanda Kiamat

Ada 1 TANGGAPAN untuk “Misteri Mak Lampir

  1. The story then retreated to the events leading up to the fight. Mak Lampir, after sacrificing a baby, talks to the followers of orange orchidson the strength he received from god Batara Kala in the nest, the cave of Satan. The next morning, one of the powerful woman senopati discuss it with his subordinate, who was nicknamed Nini Thowok. The senopati was ordered to be brought to him. But a guard reported that the woman had escaped. The emperor then ordered to arrest her, dead or alive.

    View Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *