NSA Memata – Matai Vatikan

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Paus FransiskusVatikan adalah negara paling kecil di dunia yang hanya mempunyai luas kurang lebih sekitar 44 hektar. Negara ini di duga menjadi target mata-mata NSA ( Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat ) selain juga Prancis, Jerman, Meksiko, Brazil dan sejumlah negara lainnya.

Seberapa pentingkah Pope di mata Amerika sehingga dia dimata-matai? Menurut majalah Italia Panorama, NSA diduga memata-matai Jorge Mario Bergoglio, yang kini menjadi Paus Fransiskus jelang pemilihan pengganti Paus Benediktus XVI.

Tanpa mengutip sumber, Panorama mengabarkan, NSA menyadap pembicaraan dari dan ke sebuah kediaman di Roma, tempat para kardinal tinggal sebelum konklaf.

Di antara kardinal yang tinggal di sana adalah Jorge Mario Bergoglio.

“Ada kecurigaan pembicaraan calon Paus saat itu dimonitor,” demikian ujar majalah tersebut.


Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Vatikan, Federico Lombardi mengatakan, pihaknya tak terpengaruh dengan kabar tersebut.

BACA JUGA:  Isi Kitab - Kitab Menurut Islam

“Kami tidak mengetahui hal ikhwal isu tersebut dan sama sekali tak ada kekhawatiran soal itu,” kata dia, seperti dimuat Los Angeles Times, 30 Oktober 2013.

NSA Membantah

Sementara dari Amerika Serikat, juru bicara NSA Vanee Vines (fotonya tak ada di internet) telah membantah kabar tersebut.

“Badan Keamanan Nasional tidak menargetkan Vatikan, dugaan bahwa NSA memonitor Vatikan seperti yang diberitakan Panorama tidak benar”, ujar Vanee Vines.

Laporan Panorama mengulangi tuduhan bahwa NSA telah melakukan penyadapan terhadap 46 juta panggilan telepon Italia antara Desember 2012 dan Januari 2013. Mirip dengan apa yang dilakukan pada Prancis dan Spanyol.

Lebih spesifik lagi, Panorama menyebut, penyadapan dilakukan terkait 4 kategori:

1. Niat para calon Paus,

2. Ancaman terhadap sistem finansial,

3. Kebijakan luar negeri, dan

4. Hak asasi manusia.

Laporan Panorama juga menyebut, penyadapan NSA ada kaitannya dengan terpilihnya Ernst von Freyberg sebagai direktur Bank Vatikan.

BACA JUGA:  Teka - Teki Alasan Mengapa Iran Tidak Menyerang Israel

Von Freyberg yang ditunjuk Paus Benediktus XVI ditugaskan untuk melakukan bersih-bersih, terkait skandal tudingan bank melakukan pencurian uang.

Von Freyberg terbukti pilihan kontroversial karena ia juga direktur galangan kapal Jerman, Blohm & Voss, yang membuat kapal-kapal perang AL Jerman.

Sementara, menurut dokumen yang dirilis oleh WikiLeaks, Kedutaan Besar AS di Vatikan sudah lama memantau Jorge Mario Bergoglio – menyebut namanya difavoritkan sebagai Paus menggantikan Paus Yohanes Paulus II yang wafat. Namun, akhirnya konklaf memilih Benediktus.

“Bergoglio mencontohkan kebajikan seorang pastor. Rendah hati,” demikian bocoran kawat diplomatik tersebut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *